Jumat, 19 November 2010

JOOBSHEET BATRE

SMK TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF
LISTRIK
OTOMOTIF
TINGKAT …
PEMELIHARAAN BATERAI
Waktu 4 x 45 MENIT
A.    TUJUAN :
Setelah selesai melakukan paktek siswa diharapkan dapat :
  1. Memeriksa baterai sesuai dengan prosedur yang benar
  2. Memelihara baterai sesuai dengan prosedur yang benar
  3. Mengisi baterai sesuai dengan prosedur yang benar
B.    KESELAMATAN KERJA :
  1. Jangan merokok atau membuat bunga api unutk menghindari bahaya meledak
  2. Jika terjadi percikan cairan baterai pada kulit atau pakaian segera bilas dengan air 
  3. Jangan meletakkan kunci-kunci di atas baterai untuk menghindari agar tidak terjadi hubungan singkat
C.    ALAT DAN BAHAN KERJA
  1. Baterai 12 V                               5. Air aki
  2. Hidrometer                                 6. Air
  3. Tang                                           7. Ember
  4. Sikat pembersih
D.    DASAR TEORI
Accu terdiri dari suatu bak ebonite atau plastic. Bak ini dibagi menjadi beberapa kamar (cell). Setiap sell mempunyaitegangan 12 Volt. Maka accu 6 V, terdiri dari 3 cell, sedangakan accu 12 V, terdiri dari 6 cell
Accu mempunyai 2 buah kutub yaitu:
a.       Kutub Positiva  yang diberitanda + = P = warna merah
b.      Kutub Negative yang diberi tanda = N = warna tak tentu, misalnya kuning atau hijau
Setiap cell accu berisi :
a.       Plat-plat Positive, warna coklat, dibuat dari timah hitam peroxyd (PbO2).
b.      Plat-plat Negative , warna abu-abu muda, dibuat dari timah hitam murni (Pb).
c.       Antara plat-plat positive dan negative diberi sekat dari fiber atau glass woll.
d.      Zat cair yaitu:
Accu zuur (H2SO4) = asam belerang encer gunanya untuk zat perantara aliran listrikdari palt-plat positive dan plat-plat negative. Kecuali itu juga sebagai pemroses terjadinya penyimpangan dan pengeluaran arus listrik.
E.     LANGKAH KERJA
  1. Siapkan alat dan bahan ditempat terbuka/ ruangan berventilasi cukup
  2. Periksa secara visual keadaan baterai
  3. Periksa tegangan menggunakan multitester
  4. Lakukan pengukuran berat jenis cairan elektrolit
a.      Buka tutup sel baterai. Bila terdapat uap gas pada sel baterai, biarkan uap keluar hingga sel bateraibebas dari gas sebelum dilakukan pemeriksaan
b.      Sipkan ujung hidrometer pada lubang salah satu baterai. Pijat karet penghisap dan bebaskan secara perlahan hingga elektrolit masuk pada hidrometer. Pegang hidrometer secara vertikal sehingga pelampung didalamnya tidak menyentuh/ menempel pada kaca. Goncangkan dengan hati-hati bila penampung menyentuh/ menempel pada kaca  hidrometer.
c.      Baca penunjukan berat jenis elektrolit pada hidrometer. Yakinlah bahwa dalam pembacaan mata kita harus lurus sejajar dengan penunjukan elektrolit
d.      Kembalikan elektrolit yang sudah diperiksa pada sel baterai semula, lakukan untuk semua sel baterai. Diskusikan bila ada perbedaan berat jenis pada setiap sel
e.      Jika pemeriksaan berat jenis selesaipasang kembalitutup sel dan bersihkanbaterai dari cairan elektrolit. Cucihidrometer dengan air bersih.
f.        Bandingkan hasil pengukuran dengan standar pengujian baterai diskusikan bila ada perbedaan
g.      Berapa jam yang dibutuhkan untuk pengisian lambat
F.     TUGAS
1.     Catat Semua Hasil Diskusi
2.     Apakah Fungsi Pengukuran Berat Jenis Cairan Elektrolit Pada Aki
3.     Bagaimana Cara Merawat Aki
4.     Apa Saja penyebab kerusakan baterai

SMK TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

LISTRIK
OTOMOTIF
TINGKAT 1
PEMELIHARAAN BATERAI
JOB 8/SM I/06/07
4 x 45 MENIT

DATA PRAKTEK
PERAWATAN BATERAI
Nama siswa :
Kelompok    :
1.      Keadaan visual
       Ketinggian cairan elektrolit : kurang/ tepat/ lebih
Keadaan terminal : bagus/ terjadi korosi
Normalisasi batrai : …………………….(artikan)
2.      Tegangan baterai : ………………………………….v
3.      Berat jenis cairan elektrolit
      Baterai sel 1 =……………..kg/l
                  sel 2 = …………….kg/l
                  sel 3 = …………….kg/l
                  sel 4 = …………….kg/l
                  sel 4 = …………….kg/
4.      Waktu yang dibutuhkan pengisian lambat
Ah = kapasitas baterai x prosesntase pemakaian
Misal = kapasitas baterai 40 Ah
          = Berat jenis 1,16 kg/l (lihat grafik hubungan BD elektrolit dengan kapasitas baterai). Didapat pengeluaran 50 %.
50%x 40 Ah = 20 Ah
A = Arus pengisian maksimumunutk pengisian lambat harus kurang dari   kapasitas baterai
Misal = Kapasitas baterai 40 Ah
          =  x 40 = 4 A atau kurang
             h =  x (1,2 s/d 1,5)
                =  5 x 1,2 s/d  5 x 1,5
                = 6 s/d 7,5 jam
Catatan : ……………………………………………………………………….........................................................
……………………………………………………………………….........................................................
……………………………………………………………………….........................................................
……………………………………………………………………….........................................................
……………………………………………………………………….........................................................
……………………………………………………………………….........................................................











MENGETAHUI
INSTRUKTUR



LEO PRIRANDOYO, ST.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar