Kamis, 19 Agustus 2010

10 Etika Mendahului Mobil Lain

overtaking
overtaking
Melakukan aksi 'Nyalip' atau mendahului (overtaking) mobil atau kendaraan lain saat nyetir di jalan raya tidak cukup hanya dengan membunyikan klakson dan menambah kecepatan. Ada serangkaian etika dan tata cara yang perlu diperhatikan, hal ini semata-mata bukan hanya karena alasan sopan santun berkendara akan tetapi juga demi keamanan dan menghindari kecelakaan fatal.

Secara lengkap, berikut ini sepuluh poin yang perlu kita perhatikan saat mengemudi jika hendak mendahului kendaraan lain didepan :



1.Perhatikan Lajur Kanan : Pastikan lajur kanan untuk mendahului sudah dalam keadaan lengang dan aman, terutama jika ingin melakukannya pada jalan 2 lajur dengan arah berlawanan tanpa pembatas (separator).
2.Perhatikan lampu sign (sen) kanan mobil didepan : Bila lampu sign-nya mobil didepan yang hendak kita dahului juga berkedap-kedip, tunda dulu niat untuk mendahului. Bisa jadi sign itu tanda bahwa ada kendaraan dari arah berlawanan, atau mobil di depan hendak membelok ke kanan atau bahkan menyalip kendaraan di depannya.
Image
3.Perhatikan Spion : Tengok spion untuk memonitor kondisi mobil di belakang kita.
4.Posisikan Transmisi Pada Gigi Rendah : Gunakanlah gigi rendah saat menyalip (menurunkan transmisi 1 level lebih rendah). Tujuannya agar torsi maksimum kendaraan lebih tercapai sehingga akselerasi kendaraan lebih cepat.
5.Pilih-Pilih Medan : Jangan menyalip di medan yang menanjak atau ketika mobil akan memasuki tikungan.
6.Atur Jarak : Berhati-hatilah jika ada kendaraan lain di belakang yang mengikuti langkah Anda mendahului mobil. Atur jarak dan jangan buru-buru menurunkan kecepatan karena kendaraan yang ikut mendahului butuh ruang untuk masuk lajur kiri.
7.Jangan Gunakan Lajur Kiri : Hindari menyalip melalui lajur kiri karena pada lajur kiri kadang terdapat pejalan kaki, pedagang atau kendaraan lain yang berhenti.
8.Jangan Memancing Emosi Pengendara Lain : Jangan membunyikan klakson secara berlebihan atau menyalakan lampu jauh yang dapat memancing emosi pengendara di depan kita.
9.Waspadai Bus dan Motor : Waspada terhadap kendaraan lain terutama kendaraan roda dan juga truk atau bus.
10.Toleransi Dengan Pengemudi Lain : Yang tidak boleh kita lupakan, kita juga harus mempunyai toleransi yang tinggi bila ada kendaraan lain yang minta diberi kesempatan buat mendahului. Berilah mereka kesempatan terutama bila kendaraan tersebut adalah kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, ambulans yang sedang mengangkut orang sakit, kendaraan untuk memberi pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan kepala negara atau pemerintah asing yang menjadi tamu negara, maupun iring-iringan pengantar jenazah.

Image
Hal yang paling inti yang harus diperhatikan sebelum mendahului mobil lain adalah, pastikan kondisi jalan sudah kondusif dan memungkinkan Anda mendahului mobil di depan, serta jangan lupa memberi kode, seperti membunyikan klakson dan lampu dimmer (lampu jauh) kepada pengendara lain agar mereka merespon dan dan tidak terkejut dengan gerakan mobil kita.

Perlu diingat dan diperhatikan juga garis pembatas jalur lalu lintas, jika garis terlihat putus-putus berarti diperbolehkan untuk melakukan aksi mendahului kendaraan didepan, jika garis jalur tidak terputus-putus berarti sepanjang jalan tersebut tidak diperboleh melakukan aksi menyalip kendaraan lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar