Rabu, 12 Januari 2011

SHOKBREAKER TIMOR MAZDA FORD HYUNDAI KIA

SHOCKBREAKER


SHOCKBREAKER, SHOCK ABSORBER, PEREDAM KEJUT :

Peredam kejut adalah bagian penting dalam suspensi kendaraan bermotor, roda pendaratan pesawat terbang, dan mendukung banyak mesin industri. Peredam kejut berukuran besar juga digunakan dalam arsitektur dan teknik sipil untuk mengurangi kelemahan struktur akibat gempa bumi dan resonansi

Dalam kendaraan, alat ini berfungsi untuk mengurangi efek dari kasarnya permukaan jalan. Tanpa peredam kejut, kendaraan dapat terlempar, seperti energi yang disimpan dalam per dan lalu dilepaskan pada kendaraan, barangkali melebihi gerakan suspensi. Kontrol gerakan berlebih pada suspensi tanpa peredam kejut diredam secara paksa oleh per yang kaku, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam berkendara. Peredam kejut diperkenankan menggunakan per yang lembut yang mengontrol gerakan suspensi dalam merespon gundukan atau lubang. Dan juga, berhubungan dengan pelambatan efek fisik dalam ban itu sendiri, mengurangi gerakan naik turun per. Karena ban tidak selembut per, untuk meredam hentakan ban mungkin dibutuhkan shock yang kaku yang lebih ideal untuk kendaraan

Peredam kejut pneumatik dan hidraulik umumnya mengambil bentuk sebuah silinder dengan piston yang bergerak di dalamnya. Silinder harus diisi dengan cairan kental, seperti minyak hidraulik atau udara. Cairan ini diisikan ke dalam dashpot. Peredam kejut berbasis per umumnya menggunakan per keong atau per daun. Per ideal itu sendiri, bukanlah peredam kejut seperti per yang hanya menyimpan dan tidak menghilangkan atau menyerap energi. Kendaraan biasanya menggunakan dua per atau palang torsi yang berfungsi sebagaimana peredam kejut hidraulik. Dalam kombinasi ini, peredam kejut secara khusus menyediakan piston hidraulik yang menyerap dan menghilangkan getaran. Per tidak dianggap sebagai peredam kejut.

Peredam kejut harus menyerap atau menghilangkan energi. Desainnya harus dipertimbangkan, oleh karena itu harus dibuat ketika mendesain atau memilih sebuah peredam kejut adalah ke mana energi akan pergi. Umumnya, dalam kebanyakan dashpot, energi diubah ke dalam panas di dalam cairan kental. Dalam silinder hidraulik, minyak hidraulik akan memanas. Dalam silinder udara, udara panas selalu dilepaskan ke atsmofer. Dalam tipe dashpot yang lain, seperti elektromagnetik, energi yang hilang dapat disimpan dan bisa digunakan kemudian jika diperlukan.

CIRI-CIRI SHOCBREAKER HARUS GANTI :

1. Apakah kendaraan Anda sulit dikendalikan? 
Apakah Anda merasakan kemudi kendaraan anda seringkali membuang secara tidak terkendali ? bayangkan anda membawa kendaraan yang tidak rigid..hmmm..pasti sudah mengendalikannya..seperti mendorong agar2 kalau shock mati.....kalau shock masih bagus sepeti mendorong potongan besi.....itu contoh extremenya.....he..he..kalau anda merasakan handling mobil anda begitu susah itu berarti bahwa shock absorber. anda sudah tidak berfungsi segeralah ganti !!!

2. Periksalah ban kendaraan Anda 
Jika ban kendaraan Anda aus secara tidak merata (ada yang kemakan ada yang tidak....atau bahasa germannya macul-macul gitu), itu berarti shock absorber kendaraan anda sudah tidak berfungsi. Sebab shock yang tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan grip kendaraan ke aspal tidak menjadi sempurna dan tidak merata..sehingga ban akan terkikis secara tidak merata.... Silahkan ganti!!!

3 Periksa Shock absorber kendaraan Anda, Apakah Anda menemukan oil keluar dari tabungnya? 
Kalau iya berarti seal shockbreaker anda sudah bocor...memang ada beberapa jenis kendaraan yang bisa diganti sealnya saja tapi ini tidak direkomendasikan sebab apabila seal sudah bocor dan oli kurang biasanya as shock breaker itu sendiri sudah termakan..maka meskipun sudah diganti sealnya akan cepat bocor kembali......sebaiknya ganti unit shock breaker anda..... 

4. Apakah kendaraan Anda sudah mentok atau kandas? 
Apabila kendaraan Anda mentok atau kandas 
sewaktu melewati jalan rusak, berlubang, rel kereta api, atau rintangan lain, maka shock breaker anda sudah tidak sesuai dengan namanya lagi..yaitu dia tidak dapat meredam kejutan......hal ini dapat di akibatkan oleh oli shock yang habis atau pun klep shock yang sudah tidak berfungsi lagi........sehingga ketika terjadi kejutan tidak dapat diredam..hanya Per saja yang menahan..sehingga terkadang terdengar suara..jdugg......atau shock mentok..........Jika terjadi demikian sebaiknya shock anda di ganti...
5.Bagaimana ayunan kendaraan Anda?
Tekan dan ayun beberapa kali, kemudian
lepaskan. Bila ayunan tidak segera berhenti, itu
absorber Anda perlu segera diganti. Lagi-lagi karena tidak sesuai dengan namanya ...sebagai peredam..


sumber : 
-  http://id.wikipedia.org/
-  http://forum.otomotifnet.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar